Χρήσιμα Τηλέφωνα & Πληροφορίες
Instansi prediksi cuaca sebutkan ‘2023 bisa menjadi tahun terpanas’ – akan kerap kekeringan dan menyebarnya penyakit, kata pakar

Instansi prediksi cuaca sebutkan ‘2023 bisa menjadi tahun terpanas’ – akan kerap kekeringan dan menyebarnya penyakit, kata pakar

Διαφήμιση
από taingasu
Δημοσιεύθηκε: 08/01/2023 (πριν από 4 εβδομάδες)

 

Temperatur bumi akan bertambah tahun depannya.
Kantor Meteorologi Inggris memprediksi temperatur Bumi akan bertambah tahun depannya, bahkan juga akan menjadi satu diantara tahun terpanas di dunia.

https://beritateknologi.biz/klassemen-liga-1-minggu-29-bali-united-versus-madura-2-0-psms-menang/

Prediksi itu memperlihatkan kenaikan temperatur akan masuk tahun kesepuluh secara beruntun di mana temperatur global minimal naik satu derajat Celcius di atas rerata.

Kantor Meteorologi itu menerangkan jika peristiwa pendinginan temperatur atau yang dikenali La Nina kemungkinan akan usai, sesudah terjadi sepanjang 3 tahun – sebagai sisi transisi alami cuaca.

Mereka juga menulis imbas pemanasan global dari peralihan cuaca yang disebabkan karena manusia.

Bukti ilmiah juga menunjukkan peralihan cuaca tingkatkan temperatur global.

Sementara negara di penjuru dunia sudah janji untuk kurangi emisi buat jaga peningkatan temperatur di bawah 1,5 derajat Celcius supaya menghindar imbas terjelek dari peralihan cuaca.

Dunia lebih panas sekitaran 1,1 derajat Celcius dibanding masa saat sebelum Revolusi Industri pada 1750-1900, saat manusia mulai memakai bahan bakar fosil dengan jumlah besar, dan melepas gas emisi ke atmosfer.

Temperatur di Bumi di tahun 2023 diprediksi di antara 1,08 derajat Celcius dan 1,32 derajat Celcius di atas rerata pra-industri atau saat sebelum Revolusi Industri.

Gelombang panas belakangan ini di India sudah berpengaruh pada juta-an orang.

Tahun terpanas semenjak pendataan diawali pada 1850, terjadi di tahun 2016 saat pakar meteorologi menjelaskan peristiwa cuaca yang dikenali sebagai El Nino tingkatkan temperatur global.

Tetapi 3 tahun ke belakang sudah dikuasai oleh skema cuaca yang lain disebutkan La Nina, saat temperatur laut yang lebih dingin dari rerata di Samudra Pasifik turunkan temperatur rerata global.

Dampak itu saat ini diprediksi akan usai, bawa keadaan yang lebih panas di sejumlah sisi Pasifik dan mengakibatkan temperatur global jadi lebih panas dibanding tahun 2022.

Tidak seperti pada tahun 2016, tahun ini diprediksi tidak pecahkan rekor karena El Nino tidak tingkatkan temperatur global, kata Prof Adam Scaife yang disebut petinggi di Kantor Meteorologi Inggris.

Tapi beberapa penjuru dunia seperti Kutub Utara akan menghangat bisa lebih cepat dari umumnya.

“Tahun depannya dampak pengereman natural serta imbas sementara dari La Nina akan menyusut hingga memacu pemanasan pada tahun kedepan dan bersambung di masa datang.

“Bertepatan dengan cuaca berlebihan basah, kering, dan panas yang lebih kronis, sampai peraturan diterapkan untuk capai emisi 0 bersih,” tutur Richard Allen, profesor pengetahuan cuaca di Kampus Reading ke BBC News.

Beberapa puluh ribu orang harus diungsikan dari teritori Gironde, Prancis, yang terimbas oleh cuaca panas berlebihan.

Di tahun 2022 rekor temperatur terpanas terlewati di beberapa penjuru dunia, terhitung di Inggris yang terdaftar di atas 40 derajat Celcius.

Kebakaran rimba yang kronis menerpa beberapa Eropa dan Australia berkaitan dengan cuaca panas. Dan cuaca di Pakistan dan India benar-benar terik karena temperaturnya capai 51 derajat Celcius.

Dalam rangkaian riset, beberapa periset mengaitkan jika kenaikan temperatur ini peluang muncul karena peralihan cuaca.

Naiknya temperatur diprediksi akan mengakibatkan imbas jelek untuk manusia dan alam, salah satunya akan umum terjadi kekeringan dan penyakit yang disebabkan cuaca panas.